Nilai pH dan Sifat Larutan


Air murni mempunyai nilai pH = 7 dan pOH = 7. Bagaimana nilai pH larutan yang bersifat asam atau bersifat basa ? Beberapa contoh berikut dapat digunakan untuk menemukan hubungan nilai pH dan pOH dengan kondisi suatu larutan.

Contoh soal
a. Larutan asam kuat HCl 0,1 M


Oleh karena larutan dalam air, nilai pOH dapat ditentukan berdasarkan nilai tetapan kesetimbangan air Kw = 10-14.


b. Larutan asam lemah CH3COOH 0,1 M Ka = 10-5


c. Larutan basa kuat NaOH 0,1 M


d. Basa lemah NH4OH 0,1 M, Kb = 10-5


Pada dasarnya, pH digunakan untuk untuk menyatakan konsentrasi ion H+ dalam larutan encer. Hubungan antara konsentrasi ion H+ dalam larutan dengan nilai pH pada suhu 25°C adalah sebagai berikut.


Nilai pH dapat memberikan informasi tentang kekuatan suatu asam atau basa. Untuk konsentrasi yang sama, semakin kuat suatu asam, semakin besar konsentrasi ion H+ dalam larutan, dan nilai pH-nya semakin kecil. Semakin kuat suatu asam, smakin kecil nilai pH-nya. Sebaliknya, semakin kuat suatu basa, semakin besar konsentrasi ion OH- dalam larutan. Semakin besar konsentrasi ion OH-, semakin kecil konsentrasi ion H+ dalam larutan. Akibatnya, nilai pH menjadi semakin besar. Semakin kuat suatu basa, semakin besar nilai pH-nya.

Subscribe this Blog:

Belum ada Komentar untuk "Nilai pH dan Sifat Larutan"

Posting Komentar

Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Centang "Beri tahu saya" untuk mendapatkan pemberitahuan balasan komentar anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel