Skip to main content

follow us

Ikatan Ion


Ikatan ion terjadi karena adanya gaya tarik-menarik elektrostatis antara ion positif dan ion negatif. Ikatan ion terjadi antara atom-atom yang mempunyai energi ionisasi rendah dengan atom-atom yang mempunyai afinitas elektron yang besar. Unsur-unsur logam umumnya mempunyai energi ionisasi yang rendah sedangkan unsur-unsur non-logam mempunyai afinitas elektron yang tinggi. Oleh karena itu, ikatan ion dapat terjadi antara unsur-unsur logam dengan unsur-unsur non-logam.

Baca juga : Penggunaan Pasangan Elektron Bersama

Pembentukan Ikatan Ion

Ikatan ion terjadi karena atom-atom yang mempunyai energi ionisasi rendah (mudah melepas elektron) akan melepaskan elektronnya dan membentuk ion positif. Elektron yang dilepas akan ditangkap oleh atom yang mempunyai afinitas elektron besar (mudah menarik elektron) untuk membentuk ion negatif. Ion positif dan ion negatif yang terbentuk, selanjutnya akan saling tarik-menarik dengan gaya elektrostatis membentuk senyawa yang netral. Jumlah ion negatif dan positif dalam senyawa yang terbentuk mempunyai perbandingan sedemikian rupa sehingga akan membentuk senyawa netral.


Contoh :
1. Pembentukan ikatan ion pada senyawa NaCl
Atom natrium mempunyai nomor atom 11 dengan konfigurasi elektron :
  • 11Na : 2  8  1
Atom klorin mempunyai nomor atom 17 dengan konfigurasi elektron :
  • 17Cl : 2  8  7
Untuk mencapai kestabilan, atom natrium melepaskan sebuah elektron sehingga mempunyai konfigurasi elektron gas mulia Ne.


Atom Cl akan mengikat sebuah elektron yang dilepaskan oleh atom Na tersebut sehingga akan mempunyai konfigurasi elektron sesuai dengan gas mulia Ar.


Terjadi tarik menarik antara ion Na+ dengan ion Cl- membentuk gabungan ion NaCl.


2. Pembentukan ikatan ion pada senyawa CaCl2
  • 20Ca : 2  8  8  2
  • 17Cl : 2  8  7
Atom Ca akan melepaskan 2 elektronnya menjadi ion Ca2+ dengan konfigurasi seperti gas mulia Ar.


Dua atom Cl masing-masing akan mengikat sebuah elektron yang dilepas atom kalsium tersebut. sehingga terbentuk dua buah ion Cl- dengan konfigurasi elektron seperti gas mulia Ar.


Baca juga : Sifat Senyawa Ion

Selanjutnya, sebuah ion Ca2+ akan tarik-menarik dengan 2 ion Cl- membentuk senyawa netral CaCl2.


You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Jika ada yang mengganjal silahkan disampaikan via kotak komentar berikut. Tanya jawab PR juga boleh.
Buka Komentar