Ikatan Kovalen Koordinasi


Ikatan Kovalen Koordinasi terjadi jika pada pembentukan ikatan terdapat pasangan elektron yang hanya berasal dari salah satu atom yang berikatan. Ikatan kovalen koordinasi umumnya terjadi pada molekul yang juga mempunyai ikatan kovalen. Contohnya pada molekul SO3. Atom S mempunyai nomor atom 16 dan atom oksigen mempunyai nomor atom 8. Masing-masing mempunyai konfigurasi elektron :

16S   :  2   8   6   (mempunyai 6 elektron valensi)
8O   :  2   6   (mempunyai 6 elektron valensi)

Baca juga : Ikatan Kovalen

Kedua atom masing-masing memerlukan 2 elektron untuk membentuk konfigurasi oktet (mengikuti konfigurasi elektron gas mulia Ar dan Ne). Oleh karena itu, kedua atom saling memberikan 2 elektronnya untuk digunakan bersama dengan ikatan kovalen.


Baca juga : Menggambarkan Rumus Titik Elektron (Struktur Lewis) untuk Molekul Poliatom

Setelah sebuah atom O bergabung dengan atom S, masih terdapat 2 atom oksigen yang belum memenuhi oktet sedangkan atom S sudah memenuhi oktet. Atom S masih mempunyai 2 pasang elektron yang tidak digunakan untuk berikatan (bebas), sehingga kedua pasang elektron bebas tersebut diberikan kepada masing-masing O. Dalam hal ini, atom S tidak menerima pasangan elektron dari atom O, sehingga ikatan yang terjadi merupakan ikatan kovalen koordinasi.

Subscribe this Blog:

Belum ada Komentar untuk "Ikatan Kovalen Koordinasi"

Posting Komentar

Silahkan tuliskan komentar Anda sesuai dengan topik postingan halaman ini. Centang "Beri tahu saya" untuk mendapatkan pemberitahuan balasan komentar anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel